Tampilkan postingan dengan label Waktu Tidur Bayi Anda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Waktu Tidur Bayi Anda. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Oktober 2010

Menciptakan Rutinitas Tidur yang Baik

Settling your baby
Settling your baby

Petunjuk untuk Mendorong Bayi Tidur Nyenyak

Membuat bayi baru lahir untuk tidur merupakan suatu proses eliminasi. Artinya, ini adalah proses eliminasi sebagian besar faktor yang menghambat bayi untuk tidur, sehingga Anda bisa memperoleh rasa percaya diri saat menghadapi perilaku normal bayi ketika ia berusaha untuk tenang. Bayi baru lahir membutuhkan 30 sampai 60 menit untuk mencapai tidur yang nyenyak dan perlu Anda ketahui bahwa bahkan setelah Anda menghilangkan semua faktor pengganggu, perilaku dan rasa tidak tenang yand dialami bayi merupakan hal yang wajar.

Proses eliminasi berlangsung sebagai berikut:

  • Perhatikan agar bayi cukup makan. Dari pagi hingga siang, gunakan maksimal satu jam untuk mendorong bayi Anda makan. Bangunkan bayi bila ia mengantuk dan susui dengan istirahat 5 – 10 menit bila perlu. Upayakan bayi menyusu yang lama hingga kenyang jadi Anda yakin ia tidak lapar. Jika bayi tertidur setelah menyusu hanya sebentar kemudian Anda baringkan di ranjang dan menemukan bahwa dia belum tenang atau bangun terlalu cepat, Anda akan mengira bahwa ia lapar. Akhirnya menyusui bayi di sana-sini menjadi kebiasaan.
  • Periksa dan/atau ganti popoknya sebelum menidurkannya. Pastikan ia tidak basah atau kotor. Bentuk kebiasaan dan jangan merasa takut membaringkan bayi saat ia terjaga. Bayi yang berhasil tidur sendiri dari keadaan sadar tapi rileks akan tidur lebih baik.
  • Bedonglah bayi dengan baik dan jauhkan tangannya dari wajah. Kondisi ini membantu menghilangkan rasa tidak aman bayi dan menenangkannya. Bayi baru lahir belum mampu mengontrol gerakannya, karenanya bila tidak dibedong, ia akan terus terjaga karena tangannya bergerak-gerak di sekitar wajahnya.
  • Gendong bayi secara tegak di pundak Anda untuk beberapa menit. Posisi ini membantunya rileks dan mengeluarkan angin yang ada, sekaligus memberi rasa aman yang dibutuhkan untuk ketenangan. Bayi akan merasa tenang saat Anda membaringkannya.
  • Tidurkan di ranjang dengan baik. Bayi baru lahir senang merasa aman. Semakin sedikit mereka menggeliat, semakin cepat bisa tenang. Baringkan si kecil dalam kondisi dibedong dan selimuti dengan selembar kain yang diselipkan di kedua sisi tempat tidur. Pastikan bagian atas selimut jauh dari wajahnya agar udara dapat mengalir bebas.
  • Pasang musik di kamar bayi dari CD atau radio. Pastikan agar musik mengalun selama bayi tidur. Musik atau suara membantu menenangkan bayi. Suara yang terus terdengar di kamar membantu bayi mengabaikan rangsangan lain dan menghilangkan rasa kesepian dan tidak berdaya.
  • Tinggalkan bayi agar menjadi tenang sendiri. Bila tidak berhasil dan ia menangis, kembalilah dan hilangkan faktor-faktor pengganggu yang Anda pikir menjadi penyebab rasa tidak tenangnya. Anda bisa mengangkat dan memeluknya. Tindakan ini memberi kesempatan bayi mengeluarkan angin yang tersisa dan memberi keyakinan agar ia tenang. Setelah beberapa menit dan bayi tenang, baringkan dan coba lagi.
  • Jika bayi masih gelisah, kembali padanya dan coba menepuk atau mengayunnya.
  • Dengan bertambahnya usia, bayi akan terbiasa dengan waktu tidurnya karena Anda menerapkan teknik-teknik yang sama secara konsisten. Dengan meningkatnya kematangan bayi, ia mulai mampu menenangkan dirinya tanpa terlalu banyak didampingi.

Menenangkan Bayi Anda

Settling your baby 1

Sistem Makan / Bermain / Tidur

Makan / Bermain / Tidur adalah bagian penting dalam menciptakan rutinitas yang baik. Ketiga langkah harus tetap terpisah.

  • Memberi makan dilakukan di lengan
  • Bermain di lantai
  • Tidur di ranjang

Dengan menerapkan rutinitas Makan / Bermain / Tidur, Anda dapat melihat dan mengenali tanda-tanda kelelahan. Bila Anda melihat tanda kelelahan dan tahu bahwa bayi telah diberi makan, maka Anda harus segera melaksanakan teknik penenangan. Jangan menunggu hingga bayi sudah lapar, lelah dan kesal sampai tertidur di lengan Anda.

Bukan berarti kasih sayang dan pelukan dikorbankan. Ekspresi kasih dapat dilakukan saat bermain sebanyak Anda mau, dan jangan lupa bahwa Anda masih memberikan makan dengan bayi di lengan, bedanya hanya Anda tidak membiarkan bayi tidur di lengan.

Settling your baby 2

Mengenali tanda-tanda kelelahan

Tangisan lelah berbeda dengan tangisan lapar. Mungkin Anda sering melihat bayi asyik bermain lalu tiba-tiba menguap, merengek, mengusap mata atau menegakkan punggung. Inilah tanda-tanda klasik kelelahan.

Tanda-tanda lain: tidak mau diberi makan, tidak senang saat diangkat dan juga saat diturunkan. Anak yang lebih besar bisa menjadi nakal. Ini semua tanda-tanda kelelahan. Bila tanda-tanda ini muncul, penenangan harus dilakukan.

Langkah penting Menenangkan Bayi Anda

Keputusan mengubah kebiasaan tidur bayi bukan sesuatu yang mudah. Umumnya orang tua telah berada pada batas akhir kelelahannya ketika mereka berkomitmen untuk melakukan perubahan.

Teknik berikut belum tentu dapat dilakukan semua orang karena butuh usaha keras. Ada bayi yang cepat memberikan respon sementara bayi lain membutuhkan hingga 3 minggu. Kegigihan menjadi kunci keberhasilan karena bayi belajar dari pengulangan.

Cobalah berpikir seperti ini – teknik penenangan ini tidak lebih sulit daripada apa yang sudah Anda jalani selama ini.

Perhatikan hal-hal berikut sebelum memulai program penenangan.

  1. Pastikan bayi dalam keadaan sehat.
  2. Sebelum memulai, kekhawatiran apapun yang Anda miliki harus dikonsultasikan dengan dokter.
  3. Jika bayi Anda jatuh sakit ketika Anda sedang berusaha menjalankan program ini, berhentilah dan mulai lagi saat bayi sehat.
  4. Pastikan diri Anda pun sehat. Tidak ada gunanya bagi semua pihak bila memulai rutinitas baru dalam kondisi stres.
  5. Upayakan minggu yang cukup longgar agar waktu dan upaya Anda terarah untuk kelancaran program. Jadwal padat mempersulit penerapan teknik untuk tidur dan juga memakan waktu untuk berhasil.
  6. Jika ada pengasuh lain, pastikan mereka mematuhi rutinitas baru. Hal ini penting agar tidak ada pesan berbeda yang disampaikan pada si kecil.
  7. Pastikan ranjang bayi berventilasi baik tanpa penahan atau bantal.
  8. Pindahkan semua mainan dari ranjang. Ranjang dirancang untuk tidur, bukan untuk bermain.
  9. Pasang lampu malam yang redup agar bayi dapat melihat sekelilingnya saat bangun.
  10. Pastikan pasangan Anda setuju dengan rutinitas baru. Walaupun pasangan tidak akan terlalu terlibat dalam penenangan, jelaskan pada pasangan apa yang Anda sedang usahakan agar ia dapat menghargai bahwa beban Anda cukup berat. Ia juga mendapat keuntungan bila anak bisa tidur nyenyak.
  11. Jika pasangan tidak memungkinkan, sebaiknya ada orang yang mendukung Anda dan dapat menggantikan peran Anda bila perlu.

Demonstrasi visual masih merupakan cara terbaik untuk memastikan Anda melaksanakan teknik-teknik dengan benar, dan memberikan jawaban bagi masalah-masalah seperti kolik, reflux (naiknya gas dari lambung ke kerongkongan), tumbuh gigi, tertidur di dada mama, dll.

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh dari DVD atau buku berjudul It’s Time To Sleep melalui situs www.itstimetosleep.com. It’s Time To Sleep juga tersedia di toko-toko buku besar.

Bayi Baru Lahir - 6 bulan

Settling your baby 3

SIDS dan Kids Australia menyarankan untuk membedong bayi1 dan menidurkan mereka secara telentang. Kami selalu menganjurkan agar semua orang tua mematuhi panduan SIDS saat bayi tidur. Selama program berjalan, kami menggunakan teknik menenangkan bayi dalam posisi miring, namun Anda tidak boleh meninggalkan bayi tidur dalam posisi ini. Ikuti langkah berikut untuk menenangkan bayi:

  1. Bedong bayi dengan mantap, tapi tidak rapat, menggunakan kain ringan, idealnya katun. Cara ini membuat bayi merasa aman dan tangan bayi terkontrol, mencegah bayi mengenai wajahnya bila tangannya menggapai-gapai. Kalau bayi sudah tidur, kain dilonggarkan lalu bayi ditelentangkan. Pastikan kain terpasang dengan baik dan tidak menghalangi jalan pernapasan bayi. Bayi berusia lebih dari 3 bulan tidak perlu dibedong.
  2. Letakkan bayi di ranjang dalam posisi miring, membelakangi Anda, dengan kaki hampir menyentuh bagian bawah ranjang. Hal ini dilakukan untuk menghindari kontak mata.
  3. Buatlah catatan waktu: Anda akan berikan 15 menit agar bayi tenang. Letakkan satu tangan di pundak bayi dan tepuk-tepuk pantatnya dengan tangan yang lain. Mungkin saja bayi menangis tapi terus tepuk-tepuk. Hentikan tepukan jika bayi berhenti menangis. Targetnya adalah membiarkan bayi tertidur sendiri, bukan menepuk sampai bayi tertidur. Lanjutkan menepuk jika bayi menangis lagi.
  4. Jika setelah 15 menit bayi belum tenang, angkat dan peluk agar tenang (jangan diayun sampai tertidur) lalu baringkan miring di sisi tubuh lainnya (Anda harus berjalan ke sisi ranjang yang berlawanan) dan lakukan langkah penenangan selama 15 menit. Anda dapat melakukan penenangan sampai satu jam, namun setelah itu tawarkan bayi untuk minum.
  5. Setelah bayi tidur, Anda dapat membuatnya telentang lalu longgarkan kain dan rapikan.
  6. Tidur yang kurang dari satu jam dianggap tidur-tidur ayam dan Anda harus menggunakan teknik untuk menenangkan tanpa mengangkat bayi terlebih dulu.

6 sampai 12 bulan

  1. Baringkan bayi di ranjang secara telentang dengan kakinya di bagian bawah tempat tidur, selimuti dan katakan “waktunya tidur” lalu tinggalkan kamar.
  2. Tunggu di luar selama 2 menit. Mungkin bayi akan protes. Setelah 2 menit, kembalilah ke kamar dan baringkan miring membelakangi Anda untuk menghindari kontak mata. Letakkan satu tangan di pundaknya dan tangan satunya menepuk pantat – ulangi mengatakan “waktunya tidur”. Berhenti menepuk pantat saat tangisan berhenti. Perhatikan agar tidak menepuk sampai bayi tertidur karena tujuannya adalah membuat bayi tidur sendiri. Jika setelah 2 menit bayi masih menangis, keluar dari kamar dan tunggu selama 4 menit.
  3. Jika bayi masih protes setelah Anda menunggu di luar selama 4 menit, masuk kembali dan lakukan penenangan selama 4 menit.
  4. Terus tambahkan waktu menunggu di luar kamar dan di dalam kamar sebanyak 2 menit setiap kali (2, 4, 6, 8, 10) sampai Anda mencapai 10 menit. Dianjurkan agar tidak meninggalkan bayi lebih dari sepuluh menit. Bila setelah 1 jam berlalu bayi belum tenang juga, angkat, tawarkan minum dan peluk agar merasa aman. Di pagi hari, jika bayi tidak memberikan respon yang diharapkan, bangunkan dan coba lagi saat tidur berikutnya. Di malam hari, Anda perlu bertahan lebih keras dengan teknik-teknik penenangan sampai bayi tertidur.

Tips menenangkan balita

Membuat balita tidur di ranjangnya sendiri bisa jadi masalah bagi banyak orang tua. Seringkali mereka malah tidur di ranjang orang tuanya atau Anda yang terpaksa tidur di ranjang mereka setiap malam.

Anda mungkin heran kalau tahu bahwa banyak balita merasa hal ini bukan masalah. Jika Anda tidak mengatakan pada mereka bahwa hal tersebut bermasalah, maka tidak ada yang akan berubah. Mengapa harus berubah? Mereka berpikir memang demikianlah yang harus terjadi setiap malam.

Membiarkan balita tertidur di depan televisi dan kemudian mengangkatnya ke tempat tidur adalah kesalahan yang sering dibuat para orang tua agar terhindar dari konflik saat tiba waktunya tidur. Balita terbangun dan merasa tidak aman menyadari mereka tidak berada di tempat ketika mereka jatuh tertidur. Lalu mereka mencari Anda karena ingin merasa nyaman.

Ikuti langkah berikut untuk menenangkan balita:

  1. Sediakan waktu tenang setelah mandi. Hindari terlalu merangsang mereka sebelum tidur dengan permainan yang terlalu aktif. Ijinkan mereka minum, ke kamar mandi atau memasang popok yang bersih lalu bacakan satu atau dua cerita.
  2. Tentukan jumlah cerita yang akan dibacakan sebelum memulai dan jangan berubah. Ingatlah, Andalah yang memegang kendali, bukan si kecil.
  3. Ketika memulai rutinitas baru, Anda bisa memberikan boneka teman tidur yang lucu. Katakan bahwa bila dia tinggal di tempat tidur, dia boleh memilikinya tapi akan diambil kalau ia keluar dari ranjangnya.
Ucapkan selamat malam dan tinggalkan kamar. Kalau si kecil bangun, tidurkan lagi dan tinggalkan kamar, begitu seterusnya. Kalau hal ini terus berulang, katakan bahwa jika ia bangun maka pintunya akan ditutup. Ingatlah, apapun yang Anda katakan harus Anda lakukan.

Kebutuhan Tidur

Sleep requirements 1

Dalam periode 24 jam, bayi baru lahir umumnya tidur 16 hingga 18 jam. Tidur berlangsung dalam interval teratur selama pagi dan malam hari.

Memasuki usia tiga bulan, dengan berkembangnya otak, pola tidur dapat lebih diprediksi yaitu lebih banyak tidur di waktu malam dan dua atau tiga kali tidur di waktu pagi hingga siang.

Pola tidur biasanya terdiri atas tidur singkat di waktu pagi, siang dan menjelang sore. Perlu diingat semua bayi berbeda sehingga pola tidur bayi satu dan lainnya pun berbeda. Ada bayi yang hanya tidur sebentar saja seharian.

Mulai usia 3 bulan dan seterusnya, bayi Anda dapat terjaga lebih lama di waktu pagi dengan periode terjaga antara dua sampai empat jam.

Beriikut panduan seberapa banyak tidur yang diperlukan bayi:

Bayi Baru Lahir

Jumlah tidur per hari

4

Rata-rata lama bayi terjaga antara waktu tidur di pagi hari

1 jam

Waktu sampai bayi tertidur

15 menit

  • Bayi baru lahir akan tidur 16 sampai 18 jam per hari.
  • Terlelap 1 sampai 3 jam sekali tidur.
  • Tidur kurang dari 1 jam disebut tidur-tidur ayam (catnap) atau tidur untuk mengembalikan kekuatan (power nap).
  • Bayi bangun di malam hari untuk disusui.

3 sampai 6 Bulan

Jumlah tidur per hari

2 to 3

Rata-rata lama bayi terjaga antara waktu tidur di pagi hari

2 to 3 jam

Waktu sampai bayi tertidur

1 jam

  • Terlelap 2 sampai 3 jam sekali tidur.
  • Tidur 6 sampai 8 jam di waktu malam.

6 sampai 9 bulan

Jumlah tidur per hari

2

Rata-rata lama bayi terjaga antara waktu tidur di pagi hari

2 to 3 jam

Waktu sampai bayi tertidur

1 jam

  • Terlelap 1 sampai 2 jam sekali tidur.
  • Tidur 10 sampai 12 jam di waktu malam.

9 sampai 12 bulan

Jumlah tidur per hari

1 to 2

Rata-rata lama bayi terjaga antara waktu tidur di pagi hari

4 jam

Waktu sampai bayi tertidur

1 jam

  • Terlelap 1 jam di pagi hari dan 1 jam di siang hari.
  • Tidur 10 sampai 12 jam di waktu malam.
Sleep requirements 2

Mengapa beberapa bayi sulit tidur

Kita tidur mengikuti siklus yang terdiri dari:

  • Tidur ringan dan
  • Tidur lelap, dimana kita kemudian bangun dan bisa merasa tenang.

Bayi yang sulit tidur biasanya tidak bisa merasa tenang ketika bangun dari tidur nyenyak. Hal ini terus berulang disebabkan oleh cara mereka ditidurkan.

Bayi dapat ditidurkan dalam berbagai cara.

  • Diletakkan di ranjang bayi saat masih terjaga dan dibiarkan hingga tertidur.
  • Diayun hingga tertidur di lengan, membiarkan bayi tertidur di dada, diayun di kereta bayi atau dibiarkan tertidur di ranjang ibunya.

Dalam kondisi-kondisi ini, bayi yang sudah tidur akan dipindah ke ranjang bayi. Saat terbangun, bayi terkejut karena tidak tahu dimana ibunya dan mengapa ayunan berhenti. Bayangkan diri Anda tertidur nyaman di ranjang dan terbangun duduk di kamar mandi. Tentu Anda kaget bukan.

Memasuki usia 8 bulan, siklus tidur bayi berubah menjadi 60 menit. Bayi mengalami apa yang disebut kecemasan akan perpisahan yaitu merasa cemas ketika mama tidak tampak.

Jika bayi tertidur saat diayun ibunya kemudian dipindahkan ke ranjang, mereka akan terbangun 1 jam kemudian dengan sangat ketakutan karena ibunya tidak ada. Bayi menangis, ibunya datang dan kembali mengayun, menidurkan serta meletakkan bayi di ranjang karena ia tidak tahu cara lain untuk menenangkan bayinya. Tindakan ini menjadi kebiasaan buruk dan disebut asosiasi-asosiasi tidur.

Sleep requirements 3

Rutinitas

Rutinitas yang teratur adalah cara tepat agar bayi atau balita mampu tidur mandiri. Bayi cepat mempelajari pola yang sering ditemuinya, dan tidur di lingkungan yang sama setiap malam memberikan perasaan aman dan nyaman.

Penerapan rutinitas waktu tidur tidak hanya menguntungkan bagi bayi, namun juga menguntungkan Anda dan pasangan. Tidur cukup di malam hari mengobati kelelahan orang tua dan memberi kesempatan ‘waktu orang dewasa’ di akhir hari yang juga berguna bagi hubungan Anda dengan pasangan.

Anda dapat mulai menerapkan rutinitas segera setelah bayi kembali dari rumah sakit. Mendorong bayi untuk mengikuti suatu pola tidur merupakan hal penting. Akhirnya pola ini akan menjadi rutinitas dan bayi belajar dari pengulangan. Ingatlah, hanya perlu 3 hari untuk menciptakan sebuah kebiasaan.

Ketika si kecil dibawa pulang dari rumah sakit, seringkali bayi digendong bergantian karena semua tamu ingin mendapat giliran. Jika bayi Anda jelas membutuhkan tidur atau tertidur saat digendong, untuk menghindari dikatakan tidak sopan karena merebut bayi dari mereka, Anda dapat mengajak keluarga atau kerabat melihat bagaimana Anda menidurkan bayi di ranjang. Bagaimanapun juga, mereka berpotensi untuk suatu saat menjadi pengasuh anak Anda dan akan menguntungkan jika mereka tahu bagaimana caranya menidurkan bayi.

Cara terbaik menciptakan rutinitas adalah menggunakan metode Makan/Bermain/Tidur. Di pagi hari saat bayi terjaga, berilah makan terlebih dulu kemudian letakkan bayi di lantai untuk bermain. Usia bayi menentukan berapa lama mereka bermain sebelum muncul tanda-tanda kelelahan. Perhatikan tanda-tanda kelelahan dan berikan respon menggunakan teknik-teknik penenangan.

Di sore hari, setelah makan, ganti waktu bermain dengan mandi yang menenangkan. Sediakan waktu untuk memeluk bayi dan membacakan satu atau dua cerita. Memijat bayi dengan baby lotion juga berguna untuk membuat bayi rileks. Hindari merangsang bayi berlebihan sebelum tidur atau berpikir bahwa semakin lama bayi terjaga maka semakin lelah dia sehingga lebih mudah tidur. Bayi yang terlalu lelah selalu lebih sulit untuk ditidurkan.

Waktunya Tidur

It's time to sleep 1
It's time to sleep 2
It's time to sleep 3
Program ini merupakan panduan bertahap untuk membantu bayi atau anak Anda tidur nyenyak di malam hari – setiap malam. Di dalamnya terdapat panduan teknik penenangan terkontrol yang paling sering digunakan dan terbukti membantu anak kecil yang sulit tidur agar dapat terlelap. Program ini dikembangkan oleh Rhonda Abrahams dan Maree Viotto.

Maree & Nathan Viotto

“Biasanya saya bangun setidaknya satu kali setiap malam untuk mengurus Nathan, namun saat ia berusia 8 bulan keadaan mulai menjadi parah. Saya bangun 2 sampai 6 kali dalam semalam. Begitu saya angkat dan ayun sebentar, ia tidur lagi hanya dalam beberapa menit.

Kondisi ini terus berlangsung berbulan-bulan. Bahkan saya sampai tidur bersama Nathan di sofa agar bisa tidur 3 atau 4 jam.

Saya menghubungi Rhonda Abrahams di sebuah pusat tidur bayi di salah satu rumah sakit umum besar di Melbourne. Rhonda mampu membuat Nathan tidur setiap malam dalam waktu satu jam. Saya sangat terkesan dengan program tidur Rhonda dan ingin menyampaikannya kepada semua mama di dunia. Sejak itu, Rhonda membuka praktek pribadinya yang bernama Pusat Tidur Bayi Sandman.”

Informasi lebih lanjut tentang program ini terdapat dalam materi Your Baby's Sleep, yang disediakan oleh Maree. Program It’s Time to Sleep tersedia dalam DVD dan buku melalui situs www.itstimetosleep.com

Pusat Tidur Bayi Sandman - Rhonda Abrahams

Rhonda adalah seorang bidan, perawat terdaftar, ibu dari 3 anak & nenek dari 2 cucu. Berpengalaman selama 20 tahun, Rhonda memperoleh penghargaan usaha kecil atas keberhasilannya mendirikan pusat tidur dan penenangan bayi di salah satu rumah sakit umum besar di Melbourne.

Setiap tahun, Rhonda menangani ratusan bayi dan mencapai tingkat keberhasilan 90% menggunakan berbagai teknik sebagaimana digambarkan dalam bagian Waktu Tidur Bayi Anda di situs ini.

Pengantar Pembahasan Tidur dan Penenangan

Kondisi kurang tidur bisa memiliki dampak buruk bagi semua anggota keluarga. Jika kita melihat bahwa 1 dari 3 anak mengalami masalah tidur serius sebelum usia sekolah, maka dapat dipahami banyaknya keluarga yang terkena dampak dari kondisi ini.

Menjadi orang tua adalah perjalanan panjang. Saat si kecil memberikan keajaiban dan menyentuh hati kita, dampak kurang tidur bisa berpengaruh pada tubuh dan pikiran kita. Sampai-sampai timbul pertanyaan apakah pekerjaan terbaik di dunia ini juga merupakan pekerjaan terberat yang pernah kita dilakukan.

Dengan beragam arahan dan saran yang datang dari mana-mana, ada yang berguna dan ada yang tidak, tidak heran bila dari waktu ke waktu kita bingung.

Berikut adalah panduan dan saran berdasarkan ‘akal sehat’ yang diterapkan oleh peraih penghargaan dan ahli tidur bayi, Rhonda Abrahams.

Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, Rhonda menangani ratusan bayi setiap tahun, dan teknik yang dia terapkan disarankan oleh perawat kesehatan anak di seluruh Australia.

Kunci tidur yang baik adalah mengajarkan bayi Anda tidur secara mandiri. “Bahkan bayi kecil perlu belajar tidur sendiri,” kata Rhonda.

SIDS - Tidur yang Aman

SIDS and Kids safe sleeping 1

Apakah SIDS?

SIDS adalah singkatan dari 'Sudden Infant Death Syndrome' atau Sindrom Kematian Bayi Secara Mendadak yang biasanya disebut ‘kematian di tempat tidur’. SIDS berarti kematian bayi yang tidak diketahui penyebabnya. SIDS merupakan penyebab kematian paling umum pada bayi berusia satu bulan hingga satu tahun. Sebagian besar bayi yang meninggal karena SIDS berusia di bawah enam bulan dan lebih banyak bayi meninggal karena SIDS pada musim dingin daripada musim panas.

Masih belum jelas apa penyebab SIDS. Beberapa faktor diketahui memiliki keterkaitan untuk mengurangi resiko terjadinya SIDS, namun belum dapat dipastikan benar-benar mampu mencegah terjadinya SIDS.

Bagaimana mengurangi resiko SIDS?

Ada 4 cara utama untuk mengurangi resiko SIDS:

  • Tidurkan bayi telentang sejak lahir
  • Tidurkan bayi tanpa menutupi wajahnya
  • Asap rokok buruk bagi bayi
  • Pastikan keamanan area tidur bayi

Tidurkan bayi telentang sejak lahir

Tidur telentang mengurangi resiko SIDS. Kemungkinan bayi meninggal karena SIDS lebih besar jika mereka tidur telungkup atau tidur miring. Tidurkan bayi secara telentang sejak lahir kecuali disarankan lain oleh dokter atau perawat. Bayi sehat yang tidur telentang memiliki kemungkinan lebih kecil untuk tersedak atau muntah dibandingkan bayi yang tidur telungkup.

Bila Anda ragu tentang cara terbaik menidurkan bayi, bicaralah dengan dokter, perawat atau bidan Anda.

Bermain dalam posisi tengkurap aman dan baik untuk bayi saat mereka terjaga dan didampingi orang dewasa. Tapi jangan tidurkan bayi secara tengkurap.

Baby-sitter dan pihak lain yang merawat bayi Anda mungkin tidak tahu kalau menidurkan bayi secara tengkurap meningkatkan resiko SIDS. Jelaskan hal ini pada mereka sebelum menyerahkan bayi untuk dirawat.

Bayi yang lebih dewasa dapat berbalik dan bergerak di dalam tempat tidur. Baringkan mereka secara telentang dan biarkan bayi menemukan posisi tidurnya sendiri. Resiko SIDS pada bayi berusia lebih dari enam bulan sangat rendah.

Tidurkan bayi tanpa menutupi wajahnya

Hati-hati dan pastikan wajah dan kepala bayi Anda tidak tertutupi selagi tidur karena hal ini mengurangi resiko SIDS.

Cara yang baik adalah meletakkan kaki bayi di bagian bawah ranjang agar bayi tidak merosot masuk di bawah selimut. Bisa jadi Anda memutuskan tidak menggunakan selimut sama sekali dan menggunakan kantong tidur bayi yang aman: dengan bagian khusus untuk kepala dan tangan.

SIDS and Kids safe sleeping 2

Ketika bayi ditidurkan, pastikan:

  • Bayi Anda diletakkan secara aman atau berada di dalam kantong tidur yang aman
  • Seprei dan aksesoris tempat tidur tidak terlepas
  • Tidak ada selimut pelapis, bantal atau bantalan ranjang di tempat tidur.
  • Gunakan kasur berkualitas baik dan bersih yang ukurannya sesuai untuk ranjang.

Meletakkan bayi di dalam ranjang orang dewasa bisa berbahaya bila bayi:

  • Terperangkap di bawah aksesoris ranjang atau bantal
  • Terperangkap antara dinding dan ranjang
  • Jatuh dari ranjang
  • Tertindih orang dewasa yang tidur nyenyak atau di bawah pengaruh narkoba atau alkohol.

Asap rokok buruk bagi bayi

Asap rokok berbahaya bagi bayi baik sebelum maupun sesudah kelahiran. Orang tua yang merokok selama kehamilan dan setelah bayi lahir, meningkatkan resiko SIDS bagi bayi mereka. Bahkan resikonya dua kali lipat bila ibunya merokok, dan bila ayah juga merokok maka resikonya dua kali lipat lagi.

Resiko SIDS meningkat pada orang tua perokok, walaupun mereka merokok di luar rumah, jauh dari bayi. Resiko SIDS meningkat jika ibu perokok tidur seranjang dengan bayi. Belum jelas kenapa ini terjadi. Namun yang diketahui dengan pasti adalah berkurangnya resiko terhadap bayi bila orang tua mengurangi atau tidak merokok.

Upayakan tidak ada orang yang merokok dekat bayi Anda – tidak di rumah, di mobil atau dimanapun bayi Anda berada.

Pastikan keamanan area tidur bayi

Ranjang bayi yang aman
Ranjang yang sudah lama atau bekas bisa berbahaya karena hal-hal berikut:

  • Ada bagian yang goyang atau patah sehingga ranjang tidak stabil.
  • Ada celah dimana balita atau bayi dapat terperangkap.
  • Kenop, tiang sudut ranjang atau baut menonjol yang mungkin terkait ke pakaian di sekitar leher balita atau bayi.
  • Sisi samping yang terlalu rendah dan dapat dinaiki balita yang aktif.
  • Bagian tajam atau lubang di kayu yang dapat melukai jari-jari kecil yang sedang senang menjelajah.
  • Cat yang mungkin mengandung timbal beracun.

Bayi dapat terperangkap di dalam ranjang atau kotak bayi yang bisa berayun. Jika ranjang berayun Anda memiliki alat pengunci, pastikan ranjang terkunci saat Anda meninggalkan bayi, dan periksa bahwa ranjang tidak bisa bergerak bila Anda tidak dapat mengawasi langsung.

Catatan – Ranjang yang dapat dibawa
Gunakan kasur berkualitas baik, bersih dan sesuai ukuran, yang memang dibuat untuk ranjang tersebut. Jangan beri busa tambahan di bawah kasur karena bayi dapat terperangkap dengan wajah ke bawah di celah antara kasur dan dinding ranjang.

Kasur yang Aman
Apakah ukuran kasur sesuai untuk ranjang, mantap terpasang dan bersih?
Balita atau bayi dapat terperangkap di celah antara kasur dan samping ranjang. Kondisi ini sangat berbahaya apalagi bila wajah bayi terhimpit dan tertutupi, atau lehernya tertahan. Pastikan celah hanya selebar 25 mm (1 inci) antara kasur dan sisi samping serta sisi bawah ranjang.

  • Lepaskan pembungkus plastik dari kasur.
  • Pastikan selalu bahwa pelindung kasur anti-air, kuat dan terpasang dengan baik.
  • Sebuah bantal atau alas duduk bukanlah kasur yang aman.
  • Benda-benda ini lembut dan dapat menutupi wajah bayi.

Aksesoris Tempat Tidur yang Aman
Pindahkan bantal, selimut pelapis dan selimut bulu domba dari ranjang

  • Aksesoris ranjang yang halus dan lembut tidak diperlukan dan bahkan bisa menutupi wajah sehingga bayi sulit bernapas.
  • Lebih baik tidak menutupi kepala bayi jika Anda membedongnya.

Tempat yang Aman untuk Tidur
Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dan dihindari berkaitan dengan lingkungan tidur bayi atau balita – di waktu malam dan waktu istirahat lain.

Perhatikan hal-hal ini di rumah sendiri dan dimanapun anak biasa berada – termasuk tempat penitipan anak, pusat perawatan anak, dan rumah sanak saudara atau kerabat.

1. Jika tidak diawasi, ranjang tidur orang dewasa bisa membahayakan bila bayi atau balita:

  • Terperangkap di bawah peralatan tidur atau bantal berukuran besar.
  • Terperangkap di antara dinding dan tempat tidur.
  • Jatuh dari ranjang.
  • Tertindih orang dewasa yang tidur nyenyak atau di bawah pengaruh narkoba atau alkohol. Resiko kecelakaan meningkat bila Anda meninggalkan bayi atau balita sendirian dalam ranjang orang dewasa atau ranjang bertingkat.

2. Lokasi tidur yang lembut dan empuk dimana wajah bayi atau balita dapat tertutupi:

  • Jika Anda tertidur bersama bayi ketika berada di dipan atau sofa, maka resiko kecelakaan pada saat tidur sangat tinggi.
  • Bayi tidak membutuhkan bantal. Bantal, alas duduk atau bantal berbentuk U terlalu empuk dan dapat menutupi wajah bayi.
  • Jangan baringkan bayi atau balita di dalam tempat tidur air atau beanbag karena tidak aman untuk bayi atau balita.

3. Tali atau kabel yang menggantung

  • Jauhkan ranjang dari tali-tali yang menggantung dari penutup cahaya, korden atau peralatan listrik karena dapat terlilit di leher bayi.
  • Jauhkan telepon seluler dari jangkauan tangan dan mulut bayi.

4. Pemanas dan peralatan listrik

  • Jauhkan pemanas dan peralatan listrik apapun dari ranjang bayi agar terhindar dari resiko kepanasan, terbakar dan tersengat listrik.
  • Jangan gunakan selimut listrik, botol air panas atau wheat bag (kantong gandum, biasa digunakan untuk kompres) untuk bayi atau balita.
  • Ingatlah bahwa balita atau bayi tidak dapat turun dari ranjang untuk mendinginkan tubuhnya dan tidak tahu caranya melepas selimut dan sprei. Bayi yang kepanasan beresiko besar mengalami SIDS.

5. Kereta dorong dan kursi goyang bayi dengan pengaman yang tidak terpasang

  • Pastikan tali pengaman atau alat pengaman lain terpasang dengan baik ketika bayi sedang berada di kereta dorong, kursi goyang bayi atau peralatan bayi/balita lainnya.
  • Bisa berbahaya bila bayi terjerat tali pengaman yang kendor.
  • Tali atau alat pengaman tidak akan berfungsi sebagai pengaman bila tidak dipasang seperti yang seharusnya.
  • Pastikan sandaran kaki kereta dorong dalam kondisi kuat dan aman.
  • Sandaran kaki yang lemah dapat terlepas sehingga kaki bayi terperangkap.

Infomasi berikut memberikan gambaran umum mengenai tidur yang aman yang sebaiknya Anda ikuti.

Waktu Tidur Bayi Anda

Pertanyaan yang paling sering dilontarkan mereka yang memiliki bayi adalah “Apakah bayi Anda tidur dengan mudah.” Kami dapat memberikan program agar Anda bisa menjawab “Ya.” Berikut komentar seorang ibu, “Anak perempuan kami sulit tidur, namun setelah melakukan program ini selama satu hari, hasilnya mengagumkan. Saya menonton video programnya dan terbantu untuk bisa melihat seorang bayi memperlihatkan tanda-tanda kelelahan. Sebelumnya saya sangsi terhadap program ini, namun kenyataannya berhasil!!”

Saran yang disampaikan pada bagian ini bersumber dari program It’s Time to Sleep (Waktunya Tidur) yang merupakan bimbingan bagi semua orang tua. Informasi ini tidak dimaksudkan sebagai pengganti saran atau petunjuk dokter keluarga atau tenaga kesehatan. Program Waktunya Tidur didasarkan pada metode-metode penenangan terkini dan dapat diterima, namun masih terdapat cara dan metode lain yang juga efektif untuk mempermudah tidur bayi.