Tampilkan postingan dengan label Tamasya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tamasya. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Oktober 2010

Tips Agar Bayi Tak Rewel di Perjalanan

Saat Anda melakukan perjalanan dengan mengajak serta bayi Anda, bisa saja bayi tidak bisa tidur dan rewel sepanjang naik pesawat. Agar hal itu tidak bisa terjadi, simak tips berikut.
  • Usahakan tidak membawa bayi berlibur ke tempat yang sangat jauh, dengan waktu tempuh perjalanan lebih dari 3 jam
  • Atau sebelum mengadakan perjalanan jauh, "latih" bayi bepergian dengan waktu tempuh singkat atau sedang
  • Alat transportasi harus aman dan nyaman, karena bayi lebih rentan di udara panas atau di ruangan sempit. Kalau naik mobil, pastikan ruangannya luas, AC-nya oke, dan bayi didudukkan di car seat. Jika kereta api, pilih kelas eksekutif
  • Hindari mengajak bayi berusia kurang dari 3 bulan naik pesawat, sebab rentan mengalami gangguan telinga akibat perubahan tekanan udara di kabin
  • Tak perlu segan untuk menanyakan fasilitas di pesawat terbang seperti makanan, diapers, atau keranjang bayi (travel cots) saat membeli tiket
  • Hindari berdesakan saat naik dan turun kendaraan karena bisa-bisa bayi Anda tergencet!
  • Dapatkan kursi dekat lorong di pesawat terbang agar gampang keluar masuk
  • Saat pesawat take off dan landing, susui bayi agar perubahan tekanan udara tidak mengganggu telinganya
  • Gerak dan hirup udara segar. Kalau naik mobil, stop tiap 2 jam sekali untuk menyusui atau menggendong bayi jalan-jalan. DI pesawat, duduk di deretan kursi terluar agar mudah membawa bolak-balik kabin
  • Sewa mobil di tempat liburan agar praktis untuk bepergian
  • Silakan mencoba transportasi lokal, seperti becak, delman, tuktuk, bis, trem atau MRT, bersama bayi asal aman dan tidak berdesakan
  • Lupakan pakai kereta dorong. Karena kebanyakan kota-kota di Indonesia tidak bersahabat dengan trotoar yang sempit dan jalanan berdebu. Di luar negeri, silakan.

Sukses Naik Pesawat Bersama Bayi

Sukses Naik Pesawat Bersama Bayi Bayi usia tiga bulan atau lebih sudah bisa melakukan penerbangan. Bahkan bayi yang lahir cukup bulan dan tidak memiliki gangguan jantung dan pernafasan, dapat melakukan penerbangan sejak usia tujuh hari.

Benarkah bayi boleh naik pesawat?
Sebenarnya bayi usia tiga bulan atau lebih sudah bisa melakukan perjalanan dengan pesawat. Bahkan, menurut peraturan di sebuah maskapai penerbangan Indonesia, bayi yang lahir cukup bulan dan tidak memiliki gangguan jantung dan pernafasan, boleh melakukan penerbangan sejak usia tujuh hari. Namun tak ada salahnya jika Anda melakukan konsultasi dengan dokter dan cek keadaan bayi secara keseluruhan sebelum Anda memutuskan untuk melakukan perjalanan dengan pesawat.

Atasi Sakit Telinga. Untuk mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan di telinga bayi, susui atau berikan makanan pada bayi sebelum take-off dan landing. Dan sebaiknya bayi dalam keadaan bangun dan disusui ketika turun dari pesawat. Bawalah perlengkapan dan kebutuhan bayi yang diperlukan untuk traveling.

Perlukah carseat di pesawat? Memang biasanya pada usia 24 bulan pun bayi masih bisa bebas biaya, namun sangat tidak dianjurkan untuk bayi duduk dipangkuan Anda. Turbulesi atau perubahan tekanan secara drastis di pesawat dapat membuat bayi terlepas dari pegangan Anda. Dan jika terjadi kecelakaan, bayi bisa saja terjepit di antara tubuh Anda. Ada baiknya jika Anda memesan satu kursi lagi khusus untuk bayi. Jika ia sudah cukup besar untuk bisa duduk sendiri, itu lebih baik. Atau jika tidak, Anda bisa menggunakan car seat atau pengaman khusus untuk bayi dan anak kecil.
Perlu diperhatikan:
  • Jangan sembarangan menggunakan car seat untuk bayi. Jika Anda membeli car seat buatan Amerika, pastikan ada sertifikasi dari Federal Aviation Administration (FAA). Untuk lebih amannya, carilah yang bertuliskan: "This restraint certified for use in motor vehicles and aircraft."
  • Jika berat badan bayi sudah mencapai 20 kilogram, lebih baik ia menggunakan sabuk pengaman pesawat. Dan selalu perhatikan dengan baik instruksi dari awak pesawat kapan Anda harus 'mengikat' bayi di kursinya.
  • Jika Anda bisa mencari tempat duduk dekat jendela, itu lebih baik. Dengan demikian Anda bisa meletakkan car seat bayi tanpa mengganggu jalan. Namun jangan duduk di samping pintu darurat atau dekat pintu keluar.
  • Jangan lupa untuk membawa beberapa mainan atau buku favorit bayi. Mainan dan buku-bukunya ini akan membantu Anda agar bayi bisa tenang dan duduk manis di pesawat.

Berjalan-jalan

Out and About
Ketika sedang berjalan-jalan, pastikan Anda memiliki semua peralatan dan peralatan tersebut mudah dijangkau. Seperti yang Anda tahu, kalau bayi dan balita tidak bisa dibuat menunggu – mereka pergi saat mereka mau.

Sebagian besar pertokoan memiliki ruang ganti bayi di kamar mandi, namun tidak semuanya sebersih yang Anda inginkan, maka selalu bawa perlak. Bisa saja tidak tersedia fasilitas ganti bayi sehingga Anda harus bisa menyesuaikan diri dengan situasi.

Di bawah ini adalah beberapa tips berguna:

  • Sediakan kantong popok atau bagian di dalam tas bayi yang khusus untuk urusan mengganti popok.
  • Pastikan ada cukup popok sebelum pergi. Biasakan mengisi ulang tas setelah Anda selesai bepergian.
  • Inilah barang-barang utama yang Anda perlukan:
    • 2-3 popok
    • tisu basah kemasan
    • perlak yang dapat dibuang
    • kantong pembuang popok