Tampilkan postingan dengan label Imunisasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Imunisasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 September 2010

Terlambat Imunisasi

Saya memiliki anak yang sekarang berusia 15 bulan dan belum diberikan vaksinnasi HiB dan IPD. Apakah anak saya ini masuk dalam status terlambat untuk di berikan vaksin HiB dan IPD? Apakah vaksin tersebut harus tetap di berikan meski terlambat? Kalau memang harus, pada saat usia berapa vaksin harus di berikan?

Jawab:

Memang sebaiknya kedua vaksin ini diberikan sedini mungkin yaitu 2 bulan karena infeksi yang disebabkan Haemophillus Influenza tipe B (HiB) dan Pneumokokus (IPD) terbanyak terjadi pada anak usia kurang dari 6 bulan. Kedua vaksin ini merupakan kategori dianjurkan, sehingga bila anak anda belum mendapatkan vaksinasi, dianjurkan untuk sesegera mungkin mendapatkan vaksinasi. Perlu di ketahui, kedua kuman ini masih cukup banyak menginfeksi anak-anak usia di bawah 5 tahun (balita).

Sumber: Mother & Baby Indonesia oktober 2009

Kamis, 23 September 2010

Seputar Imunisasi

imunisasiIMUNISASI saat ini sudah menjadi hal yang wajib untuk diberikan kepada bayi Anda, apalagi pemerintah juga sangat mendukung dengan mencanangkan program pemberian imunisasi dasar lengkap secara gratis. Oleh karena itu agar kita semakin paham dan mengerti pentingnya imunisasi, silahkan simak artikel berikut ini ...

Mengapa anak perlu imunisasi?

Karena usia anak-anak merupakan usia paling rentan terhadap berbagai virus dan penyakit. Maka dari itu, sejak dini anak perlu mendapatkan kekebalan tubuh melalui pemberian vaksin atau imunisasi untuk menghindari si kecil dari penyakit yang mungkin dapat mengakibatkan cacat bahkan kematian.

Bagaimana proses kekebalan itu sendiri terjadi?

Pada dasarnya kekebalan pada seseorang terbentuk dalam dua cara, yaitu kekebalan pasif dan kekebalan aktif. Pada kekebalan pasif, tubuh tidak membentuk sendiri kekebalan tubuhnya. Sedangkan pada kekebalan aktif, tubuh ikut berperan dalam membentuk kekebalan. Keduanya itu sendiri dapat berlangsung secara alami melalui dua cara, yaitu bawaan ataupun didapat dari luar.

Lalu, kekebalan seperti apa yang dimiliki bayi di bulan-bulan pertamanya?

Biasanya bayi usia 0 - 4 bulan, memiliki kekebalan pasif bawaan yang didapat pada zat antibodi yang diperoleh dari ibunya melalui plasenta. Karenanya, sampai usia 5 bulan, tubuh si kecil sanggup menahan serangan berbagai penyakit tertentu, seperti campak, difteri dan beberapa penyakit lainnya. Selain kekebalan pasif bawaan, si kecil juga bisa memperoleh kekebalan yang didapat melalui pemberian serum ke dalam tubuhnya, yang biasanya terjadi dalam waktu relatif singkat, yaitu sekitar 2 sampai 3 minggu. Serum ini biasanya diberikan untuk mencegah penyakit campak, tetanus dan lain-lain.

Lalu, bagaimana halnya dengan kekebalan aktif?

Kekebalan aktif juga bisa terjadi secara alami atau buatan. Keuntungannya, kekebalan aktif ini dapat berlangsung lama, meskipun baru dapat terbentuk 3 sampai 4 bulan setelah pemberian zat, karena tubuh membutuhkan waktu untuk membentuk zat anti dalam kadar tertentu untuk dapat menolak penyakit.

Imunisasi apa yang diperlukan si kecil usia 0 - 4 bulan?

Pada usia ini, ada beberapa imunisasi yang perlu diberikan secara bertahap, yaitu BCG, DPT, Polio dan Hepatitis B.