Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Gigi Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Gigi Anak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 September 2010

Tips Memilih Sikat Gigi

Memilih sikat gigi

SIKAT gigi untuk si kecil jelas berbeda dengan sikat gigi untuk dewasa. Sikat gigi untuk si kecil punya karakteristik yang berbeda dengan sikat gigi dewasa. Kesalahan memilih sikat gigi untuk si kecil bisa menyebabkan gusinya terluka atau menimbulkan rasa sakit saat menggosok giginya.

Berikut ini tips memilih sikat gigi untuk si kecil:

  • Pilih yang berbulu lembut dengan kepala sikat yang kecil sehingga bisa masuk ke dalam mulut si kecil.
  • Cari yang ujung bulunya bulat agar tidak menggores gusi.
  • Pilih sikat gigi dengan gagang pegangan yang mantap sehingga bisa sekaligus membantu mengembangkan keterampilan motorik si kecil.
  • Selalu menyimpan sikat gigi cadangan.
  • Ganti sikat gigi si kecil jika ada tanda-tanda kerusakan. Misalnya, bulu sikatnya sudah tidak beraturan.
  • Ganti sikat giginya begitu dia sembuh dari sakit. Sikat gigi lamanya mungkin menyisakan kuman-kuman penyakit.

Senin, 27 September 2010

Perbedaan ASI dan susu formula

Memang pilihan berat ketika harus memutuskan apakah memilih ASI atau susu formula sebagai susu utama bayi kita.

Memang sebagai orang tua kita wajib memberikan ASI terbaik kepada bayi kita, namun memang tidak selalu bisa memberikan ASI ekslusif hingga 2 tahun dikarenakan beberapa alasan baik karena pekerjaan atau alasan fisik atau terhentinya produksi ASI.
Nah, untuk memahami perbedaan ASI dan susu formula tentu kita harus melihat kandungan dari masing-masing susu agar diketahui manakah yang terbaik untuk bayi kita. Kandungan di dalam ASI
  1. Lemak
    Lemak sangat penting dalam memberikan asupan energy kepada bayi, dan juga membantu bayi dalam mengatur suhu tubuhnya.
    Ada dua macam lemak yang terkandung di dalam ASI yaitu lemak linoleat dan asam alda linoleat yang nantinya akan diproses oleh tubuh bayi menjadi AA dan DHA yang dominan membantu pertumbuhan otak bayi.
  2. Laktosa
    Laktosa berperan dalam membangun system syaraf dan juga asupan energy bagi bayi untuk beraktifitas. Laktosa akan dioleh oleh tubuh menjadi galaktosa dan glukosa sebagai bahan utama pertumbuhan syaraf.
  3. Oligosakarida
    Oligosakarida adalah bahan bioaktif yang terkandung di dalam ASI yang memiliki fungsi sebagai prebiotik, zat ini dapat meningkatkan jumlah bakteri baik yang hidup di dalam pencernaan bayi secara alami.
  4. Protein
    Protein adalah zat utama dalam pembentukan struktur otak bayi sehingga dapat meningkatkan kecerdasan bayi.
Di dalam susu formula mungkin anda akan menemukan zat-zat serupa, namun tidak semua dapat anda jumpai seperti oligosakarida yang hanya terkandung di dalam ASI.

Susu formula tidak dapat menggantikan ASI secara sempurna karena beberapa kandungan ASI tidak dapat digantikan oleh susu formula.

Perbedaan lain dilihat dari kacamata ekonomi jelas, dengan ASI kita tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli susu formula dan botol susu bayi.

Buah yang baik untuk bayi

Buah-buahan sangat baik untuk bayi, tapi tidak semua buah-buahan. Di kesempatan kali ini saya akan memaparkan beberapa jenis buah-buahan yang sangat baik untuk bayi yang dapat membantu daya tahan tubuh dan membantu pertumbuhan gigi dan juga pertumbuhan fisik lainnya.

Beberapa buah mungkin tidak cocok dengan bayi anda seperti jeruk yang dapat mengakibatkan diare. Berikut ini adalah beberapa jenis buah-buahan yang baik untuk bayi:


Apel
Apel sangat kaya dengan zat antioksidan yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Apel juga sangat kaya akan vitamin C sehingga dapat membantu bayi dalam melawan penyakit dari luar.

Pemberian apel sangat disarankan apabila bayi anda telah cukup umur untuk mencerna makanan padat atau paling tidak bubur cair. Hindari pemberian apel yang masih keras karena akan membuat bayi anda tersedak.


Labu
Buah labu sangat kaya akan serat sehingga dapat membatu bayi untuk buang air besar dengan teratur dan tidak keras. Pemberian labu ini dapat juga dicampur dengan makanan lainnya seperti susu bayi atau roti. Perhatikan tekstur bubur sebelum memberikannya kepada bayi anda agar terhindar dari sesuatu yang dapat membuatnya tersedak.

Pisang
Selain apel, pisang juga kaya akan zat antioksidan yang dapat membantu daya tahan tubuh bayi anda.
Mungkin anda memiliki pengalaman mengenai buah-buahan yang baik untuk bayi dan tentu saja dengan membaca artikel ini anda dapat memperkaya koleksi buah-buahan yang baik untuk bayi anda.

Pemberian buah-buahan ini sangat dianjurkan untuk melengkapi makanan utama bayi sehingga dapat memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral bayi secara maksimal guna mendukung pertumbuhannya.

Bayi yang sehat adalah impian semua ibu, jadi sehatkan bayi and dengan makanan bermutu dan tambahan vitamin dari buah-buahan.

Cara membuat bubur bayi sehat

Sebagai orang tua mungkin anda ingin membuat makanan spesial untuk bayi anda, dan untuk membantu anda membuat bubur bayi, berikut ini adalah beberapa alternative makanan bayi dan cara membuat bubur bayi sehat yang aman untuk bayi anda.

Makanan kaldu
Makanan kaldu bisa menjadi alternative untuk anda, namun makanan ini sangat dianjurkan apabila bayi anda sudah dapat mencerna makanan yang berbau bumbu dan tentu saja agak kasar. Kaldu yang baik dibuat dari kaldu kaki ayam yang dipercaya memiliki kandungan vitamin dan gizi yang sangat tinggi yang berguna untuk pertumbuhan bayi. Anda dapat membuatkan bayi anda bubur kaldu yang dipadukan menjadi satu.
Makanan bubur sayur
Anda dapat menggunakan beberapa pilihan sayuran dari labu, ubi jalar, brokoli, wortel dan bunga kol sebagai bahan utama bubur sayur. Langkah pertama yang perlu anda lakukan adalah mengupas dan membersihkan bahan utama yaitu sayuran atau umbi-umbian tersebut.
Setelah bersih anda dapat memasak bahan hingga matang, saya merekomendasikan anda untuk mengukusnya karena metode ini dapat mempertahankan vitamin yang terkandung di dalam bahan-bahan makanan.
Kemudian setelah sayur matang anda dapat menghaluskan sayuran tersebut dengan menggunakan blender atau secara manual kemudian saring dan dikombinasikan apabila anda memasak lebih dari satu macam sayuran. Bila anda menggunakan air sisa rebusan sayur sebagai bahan pelarut ketika mem-blender, jangan gunakan air sisa rebusan daun hijau dan wortel karena cairan tersebut mengandung nitral yang tinggi.
Dan selesai, bagaimana, tidak sulit bukan? Benar, membuat bubur bayi sehat tidaklah sulit karena anda hanya dituntut untuk mau belajar dan berusaha. Anda juga dapat menambahkan beberapa makanan seperti sereal atau kaldu untuk memperoleh hasil makanan bayi sehat.

Sayuran yang baik untuk bayi

Betapa senangnya melihat bayi kita tumbuh dengan sehat dan kuat. Untuk dapat tumbuh dengan sehat, bayi membutuhkan asupan makanan yang lengkap dan seimbang. Selain makanan utama dan buah, bayi juga membutuhkan asupan gizi yang berasal dari sayuran. Berikut ini adalah beberapa jenis sayur yang baik untuk bayi

Kacang Hijau
Kacang hijau adalah jenis sayuran yang kecil namun mereka dikemas penuh dengan nutrisi yang akan membuat bayi anda tumbuh dengan sehat dan kuat. Kacang hijau memiliki serat yang tinggi dan juga dapat membuat bayi anda lebih tahan terhadap penyakit.
Brokoli
Brokoli adalah anggota dari keluarga kubis. Brokoli memiliki hubungan keluarga dengan kembang kol namun berbeda warnaa. Brokoli tumbuh di daerah dingin, ia tidak dapat tumbuh di daerah pandas. Sayuran ini sangat tinggi vitamin C dan merupakan sumber serat larut! Serat larut adalah serat yang membantu melancarkan buang air besar dan juga pencernaan.
Wortel
Wortel mengandung vitamin A yang tinggi dan dapat dicerna dengan baik oleh tubuh dan diserap guna pertumbuhan tubuh. Wortel juga memiliki kandungan vitamin C yang tinggi guna membantu tubuh untuk mempertahankan kesehatan.
Tomat
Tomat termasuk sayur-sayuran meskipun berbentuk seperti buah-buahan. Sebagai sayur yang memiliki rasa dan dapat dikonsumsi tanpa diolah terlebih dahulu tomat memiliki kandungan antioksidan dan vitamin C yang tinggi. Jika di konsumsi secara teratur, tomat dapat mencegah bayi anda dari kanker prostat di kemudian hari.
Ada banyak sayur yang baik untuk bayi, namun untuk kali ini kacang hijau, brokoli, wortel dan tomat menjadi pilihan utama karena anda dapat dengan mudah mendapatkan sayur-sayuran di atas bahkan anda dapat memperolehnya dari halaman belakang rumah anda

Kamis, 23 September 2010

Amankah Anak Menelan Pasta Gigi ?

Menelan Pasta GigiSAAT gigi pertama muncul, sejak itulah perawatan gigi anak balita dimulai. Caranya adalah dengan mengajarkannya menyikat gigi. Namun, dalam belajar menyikat gigi, anak balita sering kali menelan pasta gigi. Amankah hal ini?

Pasta gigi untuk anak pada umumnya mengandung bahan-bahan yang aman kalau tertelan. "Fluroide dan bahan-bahan lain biasanya jumlahnya sangat sedikit. Lagi pula sudah ada aturan tentang kadar maksimalnya," kata drg Arma Sastra Bahar dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia.

Untuk mencegah tertelannya pasta gigi, anak bisa diajarkan cara berkumur yang baik dan mengajarkannya untuk tidak menelan sisa kumur. "Seandainya tertelan pun tidak akan semua, masih aman," tambah drg Arma.

Yang terpenting adalah menumbuhkan kebiasaan sehat pada anak, yakni menggosok gigi dua kali sehari. Siapkan waktu paling tidak dua menit untuk menyikat gigi. Orangtua bisa membantunya dengan cara menyikat gigi bersama-sama di depan cermin. Jangan lupa berikan pujian saat anak sudah mau menyikat gigi sendiri.

Sumber: www.kompas.com

Merawat Gigi Anak, Kuncinya Pembiasaan

KONSEP kebersihan diri harus mulai ditanamkan sedini mungkin. Salah satu yang harus mulai dibiasakan adalah menyikat gigi dua kali sehari, pagi dan malam hari. Kebiasaan ini wajib ditanamkan agar anak rajin membersihkan giginya kelak.

Perawatan gigi yang kurang terhadap gigi anak bisa menimbulkan risiko yang berat. Mulai dari gigi berlubang, keropos, serta gigi berwarna kehitaman. Dari segi estetika pun gigi yang ompong atau tumbuh berjejalan dan tonggos bisa mengurangi rasa percaya diri anak.

Pencegahan terhadap kondisi-kondisi tersebut sebenarnya mudah, yakni dengan menjaga kebersihan gigi. Kegiatan menyikat gigi dua kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur, terbukti mengurangi kerusakan gigi anak.

Masalahnya, anak-anak selalu merasa kegiatan menyikat gigi tidak menyenangkan. Rasa kantuk di malam hari juga menyebabkan anak malas menyikat giginya sebelum tidur. Oleh karena itu orangtua harus sabar dan konsisten dalam menanamkan kebiasaan menyikat gigi.

"Menerapkan kebiasaan pada anak memang dibutuhkan teknik tersendiri. Cara yang paling utama adalah dengan menciptkan lingkungan dan kegiatan yang menyenangkan untuk anak," kata psikolog anak, Fabiola Priscillia, di acara peluncuran kampanye Sikat Gigi Pagi dan Malam, yang digagas Pepsodent di Jakarta beberapa waktu lalu.

Orangtua bisa mengajari anak pentingnya membersihkan gigi di pagi dan malam hari dengan cara yang inspiratif dan menyenangkan. Namun, yang terpenting tentu saja orangtua memberikan contoh nyata. "Biarkan anak melihat kita menikmati kegiatan menyikat gigi sehingga anak akan mempersepsikan sikat gigi sebagai hal yang menyenangkan," ujar Fabiola.

Contoh yang dipelajari anak dari orang di sekelilingnya akan semakin dikuasai bila disertai latihan. Karena itu, jangan berharap balita langsung terampil membersihkan giginya segera setelah diajarkan. Biarkan ia memahami dan kemudian mempraktikkannya.

Pengalaman Ersamayori, presenter dan ibu dari Aiska (5) dan Talula (1) mungkin bisa menjadi inspirasi. "Awalnya saya sering bertengkar dengan Aiska ketika mengajarinya menyikat gigi. Lalu kami mulai mengajarkan cara menyikat gigi lewat permainan. Ternyata Aiska suka. Kami juga tidak pernah menyuruhnya sikat gigi, namun memberi contoh. Kini ia termasuk rajin menggosok gigi dan kondisi giginya sangat bagus," katanya.

Orangtua juga bisa menarik minat anak akan kegiatan menyikat gigi dengan cara menyediakan sikat gigi dengan gambar menarik, menciptakan suasana yang fun, sering melakukan kegiatan menyikat gigi bersama-sama, serta tak lupa memberikan pujian pada perilakunya.

Selain menyikat gigi, sebaiknya gigi anak diperiksakan ke dokter gigi minimal enam bulan sekali, terutama pada masa pergantian gigi susu ke gigi tetap. Selamat merawat gigi anak! (AN)

Sumber: www.kompas.com