Tampilkan postingan dengan label Ibu Menyusui. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ibu Menyusui. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Oktober 2010

Membawa ASI Perah Dalam Pesawat Terbang

Ketika ibu yang sedang menyusui ingin melakukan perjalanan dengan pesawat terbang sambil membawa ASI perah, ada aturannya. Tidak perlu khawatir, ASI perah masih tetap bisa dibawa, asal mengikuti aturan.

Aturan di pesawat
1. Aturan penerbangan internasional membatasi penumpang membawa cairan, yaitu tidak boleh lebih dari 3 ounces atau sekitar 90 mililiter. Namun untuk ASI, ternyata aturannya berbeda. Amerika Serikat melalui TSA (Transportation Security Administration atau Badan Keamanan Transportasi), menerbitkan aturan:
  • Ibu yang terbang dengan atau tanpa anak dibolehkan membawa ASI/susu formula/jus dalam jumlah lebih dari 90 mililiter, asal dilaporkan dulu (declared) di pabean.
  • ASI maupun susu formula boleh dibawa di tas jinjing atau tas lainnya. Prosedur pemeriksaannya sama dengan barang-barang lain, yaitu melalui pemeriksaan sinar X, pabean dan boleh dibawa ke kabin. Anda dan anak tidak akan diminta untuk mengetes ASI atau susu formula.
  • Pisahkan ASI atau susu formula tersebut dari cairan lain (gel, aerosol, cairan). Simpan di dalam tas berukuran 1 liter yang memiliki ritsleting di bagian atas.

2. Aturan maskapai Nasional. Berdasarkan peraturan Dirjen Perhubungan Udara nomor SKEP/43/III/2007 tentang Penanganan Cairan, Aerosol dan Gel (Liquid, Aerosol, Gel) yang dibawa penumpang ke dalam kabin pesawat udara pada penerbangan internasional, tersebut dalam pasal 3 ayat 2 bahwa obat-obatan medis, makanan/minuman/susu bayi dan makanan/minuman penumpang untuk program diet khusus tidak usah diperlakukan seperti membawa cairan, aerosol dan gel (harus dimasukkan ke satu kantong plastik transparan ukuran 30 cm x 40 cm dengan kapasitas cairan maksimum 1.000 ml atau 1 satu liter dan disegel). Jadi, silakan membawa ASI perah ke dalam kabin tanpa dibatasi.

3. Laporkan juga ice pack di dalam cooler box ke petugas pabean saat check-in. Bila ice-pack tidak boleh dibawa, karena kemungkinan akan mencair setelah lewat batas waktu, sampaikan ke petugas pabean atau kru pesawat Anda akan menitipkan ASI perah di lemari pendingin pesawat.

Teknik memerah dan membawa ASI perah di dalam pesawat. Selain aturan-aturan membawa ASI dalam pesawat terbang, Anda perlu perhatikan juga teknik memerah ASI di dalam pesawat atau menyimpan ASI perah dalam kabin.
  • Simpan ASI perah di cooler box dengan beberapa ice pack untuk menjaga ketahanan ASI selama kurang lebih 6-7 jam atau tergantung lama perjalanan.
  • Bila tidak membawa ice pack, titipkan ASI perah di lemari pendingin di kabin.
  • Jika harus memerah ASI di pesawat, sampaikan ke awak kabin, mungkin mereka bisa membantu Anda dengan memberi deretan kursi yang kosong. Gunakan apron menyusui, permisi kepada penumpang di sebelah dan lakukan prosedur memerah ASI seperti biasa (cuci tangan, dan lain-lain).

Jumat, 24 September 2010

Tips Sehat Menyimpan ASI Perah


Dengan ASI perah, bayi akan selalu tercukupi kebutuhan ASI-nya walau ibu sedang di kantor. Berikut tips menyimpan ASI perah agar tidak menurun kualitasnya
  • Beri tanggal dan jam pada setiap container ASI
  • Jika Anda ibu bekerja, simpan ASI dalam lemari es (kalau kantor Anda memilikinya) atau simpan di cool box berisi ice-pack yang Anda bawa dari rumah.
  • Jangan menyimpan ASI perah di suhu kamar lebih dari 6 jam.
  • Segera simpan ASI ke dalam lemari es (bagian refrigerator) dalam suhu 4 derajat Celcius (jangan sampai beku).
  • Bila ASI ingin diberikan lebih dari 24 jam (misalnya 2 hari kemudian), simpan ASI di dalam freezer dengan suhu sekitar -18 derajat. ASI yang sudah dibekukan dapat disimpan selama 3 bulan.
  • Bila ingin menghangatkan ASI, gunakan mangkok berisi air hangat (ganti air apabila sudah dingin).
  • Jangan pernah menghangatkan ASI dengan microwave atau dengan air mendidih karena akan menghancurkan kandungan zat kekebalan tubuh di dalam ASI tapi juga dapat menimbulkan titik-titik panas yang dapat membakar lidah bayi.

15 Tips Seru Menyusui

Kini, tidak ada lagi alasan menyusui itu menjemukan. Coba berbagai tips berikut ini, agar kegiatan menyusui menjadi lebih menyenangkan.
  • Pakai apron stylish. Apron menyusui yang gaya warnanya matching dengan tas, sepatu atau lipstik Anda pasti akan membuat mood menyusui naik! Anda pun ta perlu lagi sembunyi bila menyusui di tempat umum. Selain itu, gunakan busana menyusui yang modis, karena menyusui bukan lagi halangan untuk tetap cantik dan modis.
  • Kenakan bra seksi. Siapa bilang warna bra menyusui harus polos atau standar? Banyak bra menyususi bermodel chic, bahkan glamour tanpa berpenyangga kawat. Bra menggunakan kawat tidak sosok untuk ibu menyusui karena menaka area payudara, dikhawatirkan akan menghambat produksi ASI.
  • Menyusui rame-rame. Adakan breastfeed date! Kumpulkan 2-3 ibu menyusui di suatu tempat untuk menyusui bersama. Anda pun bisa sambil ngobrol, ngemil hingga sharing belajar teknik dan posisi menyusui atau menyendawakan bayi setelah menyusu, yang selama ini belum dikuasai benar.
  • Gabung milis. Memiliki banyak teman senasib akan menambah semangat Anda memberi ASI. Bergabunglah dengan milis menyusui! Anda pun bisa saling bertukar pengalaman. Anda bahkan tetap bisa menggerakkan mouse sembari memangku buah hati.
  • Buat blog menyusui. Salurkan ide kreatif Anda ke dalam blog menyusui. Selain berguna bagi ibu dan calon ibu menyusui lainnya, blog mampu menjadai semaca, katarsis atau tempat mencurahkan perasaan. Sehingga mood Anda tetap positif! Anda pun bisa berbagi cerita insipratif tentang pengalaman inisiasi menyusui dini, misalnya. Jangan lupa, tampilkan foto-foto serunya!
  • Beli kursi goyang. Anda bisa menikmati sensasi menyenangkan duduk di kursi gotang. Duduk maju mundur di kursi goyang selagi menyusui, bisa membuat Anda relaks dan nyaman. Bayi pun menyukainya!
  • Sedia bantal. Posisi menyusui yang kurang tepat bisa menghambat kelancaran pemberian ASI dan berakibat tubuh pegal. Gunakan bantal penyangga punggung dan bantal mode lingkaran untuk menyangga tubuh bayi ketika dia menyusu. Dengan bantal, bebas pegal!
  • Nonton film pembangkit mood. Sesekali Anda boleh menyusui sambil menghibur diri, seperti sambil menonton dvd favorit. Namun, jangan sampai terus-terusan karena penting juga untuk membangun bonding saat menyusui. Pilih film komedi, agar bayi bisa ikut gembira dengan melihat ekspresi wajah Anda.
  • Siapkan snack favorit. Menuyusui membakar banyak energi. Disarankan menambah asupan kalori agar tidak lemas, lapas dan haus sehabis menyusui. Juga, agar stok ASI tetap berlimpah. Jangan lupa minum air banyak!
  • Semua dalam jangkauan. Siapkan dan letakkan dalam jangkauan tangan segala perlengkapan seprti tisu, handuk, air minum, camilan, bantal, telepon, remote AC, dan lain-lain. Langkah sederhana ini akan membuat Anda nyaman dan tidak perlu banyak bergerak.
  • Di ruang terbuka. Sekali-kali lakukan kegiatan menyusui di luar rumah, seperti di taman terdekat. Menyusui di tempat terbuka akan memeri suasana baru dan stimulasi berbeda bagi indera bayi.
  • Diiringi musik. Menurut para ahli, mendengarkan musik saat menyusui dengan tempo yang lembut dapat melancarkan kegiatan menyusui. Karena dapat menenangkan pikiran ibu dan bayi, juga meningkatkan relaksasi ibu.
  • Berendam di bathtup. Isi bathup dengan air hangat, teteskan foam bath, lepas pakaian Anda dan bayi, lalu menyusuilah sambil berendam. Ingat, jaga agar sebagian kecil tubuh bayi saja yang terendam. Hangatnya air dan lembutnya busa memberi sensasi tersendiri bagi bayi dan Anda.
  • Nyalakan aromanya. Pilih aroma yang berefek menenangkan, seperti ylang-ylang, jasmine dan lavender, tarus dupa di dekat AC agar wanginya menyebar dengan lembut ke seluruh ruangan. Nikmat!
  • Hadiah mingguan. Hadiah diri sendiri untuk kegigihan, konsistensi dan keberhasilan memberi ASI ekslusif. Buat daftar barang atau sesuatu yang Anda idamkan dan traktir diri sendiri hadiah itu setiap pekannya. Hore!

Mengatasi ASI Sedikit

Secara alami ASI diproduksi tubuh sesuai kebutuhan bayi, baik volume maupun nutrisinya. Namun kadang ibu kuatir payudaranya tidak penuh sehingga bayi kurang ASI. Ibu baru juga belum peka merasakan gudang ASI-nya penuh.

Penyebab:
  • Produksi ASI benar turun, misal, akibat jadwal menyusui yang tidak teratur.
  • Minum pil KB yang mengandung hormon yang menurunkan produksi ASI.
  • Bayi premature kurang mampu menghisp ASI.
  • Ada gangguan keseimbangan pada fisik atau biologis ibu.
Mengatasinya:
  • Susui bayi sesering mungkin. Jadawal laktasi teratur dan sering memicu tubuh memperoduksi ASI terus menerus setiap kali gudang ASI kosong.
  • Coba beberapa posisi menyusui sampai Anda menemukan posisi paling tepat bagi bayi untuk menghisap ASI secara optimal.
  • Pompa ASI yang terbaik dengan tangan agar keluar dalam volume sukup. Lakukan bila bayi kurang kuat menghisap ASI.
  • Berikan ASI saat bayi tidak mengantuk, sehingga dia menghisp kuat.
  • Perbanyak menyusui di malam hari karena hormone prolaktin yang meningkatkan produksi ASI, lebih tinggi kadarnya di malam hari.

Tips: ASI Makanan Terbaik Bayi!

Bagi bayi hingga usia 6 bulan, tak ada makanan yang lebih hebat dari ASI. Kenapa harus ASI?

Menyusui bayi adalah proses pemenuhan asah, asih, dan asuh. ASI memang makanan terbaik untuk bayi. ASI mengandung zat gizi lengkap, komponen di dalam ASI mudah dicerna, dan ASI melindungi bayi dari penyakit. Itu sebabnya, pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dapat memenuhi seluruh kebutuhan zat gizi bayi.

Yang tak kalah penting dalam proses pemberian ASI adalah motivasi ibu untuk memberikan yang terbaik bagi bayinya, yang tentu saja disertai keikhlasan. Bila ternyata timbul masalah pada proses menyusui, jangan ragu tanyakan pada konsultan laktasi.

Beberapa posisi menyusui yang benar

Posisi menyusui

Setelah ibu muda mengetahui hal-hal penting yang berkaitan dengan persiapan menyusui, ada baiknya kita tahu, bagaimana posisi menyusui yang benar. Tentunya, posisi menyusui sangat menentukan bagi kenyamanan bayi dan ibu sendiri. Apakah harus selalu menyusui dalam posisi berbaring? Tidak. Kita harus membiasakan bayi bisa menyusu dalam keadaan apapun. Baik kita tidur di rumah, berdiri, duduk, atau bahkan saat kita sedang berada di atas kendaraan.

1. The cradle. Posisi ini sangat baik untuk bayi yang baru lahir. Bagaimana caranya? Pastikan punggung Anda benar-benar mendukung untuk posisi ini. Jaga bayi di perut Anda, sampai kulitnya dan kulit Anda saling bersentuhan. Biarkan tubuhnya menghadap ke arah Anda, dan letakkan kepalanya pada siku Anda.

2. The cross cradle hold. Satu lengan mendukung tubuh bayi dan yang lain mendukung kepala, mirip dengan posisi dudukan tetapi Anda akan memiliki kontrol lebih besar atas kepala bayi. Posisi menyusui ini bagus untuk bayi prematur atau ibu dengan puting payudara kecil.

3. The football hold. Caranya, pegang bayi di samping Anda dengan kaki di belakang Anda dan bayi terselip di bawah lengan Anda, seolah-olah Anda sedang memegang bola kaki. Ini adalah posisi terbaik untuk ibu yang melahirkan dengan operasi caesar atau untuk ibu-ibu dengan payudara besar. Tapi, Anda butuh bantal untuk menopang bayi.

4. Saddle hold. Ini merupakan cara yang menyenangkan untuk menyusui dalam posisi duduk.

Kamis, 23 September 2010

Mastitis Laktasi

mastitis laktasiMASTITIS merupakan istilah medis untuk peradangan payudara. Gejalanya antara lain payudara memerah, terasa sakit serta panas dan membengkak. Bila semakin parah, maka suhu tubuh meningkat hingga lebih dari 38 derajat Celcius dan timbul rasa lelah yang sangat.

Berdasarkan sejumlah studi, satu diantara dua puluh wanita yang sedang menyusui mengidap mastitis. Berdasar sejumlah studi pula, tidak sedikit wanita yang mengidap gangguan ini lebih dari satu kali.

Ada dua jenis mastitis: infektif dan non-infektif. Infektif mastitis diakibatkan oleh kuman yang masuk ke saluran air susu di puting payudara melalui perantaraan mulut atau hidung bayi Anda saat menyusui. Sedangkan non infektif mastitis terjadi karena antara lain saluran air susu yang tersumbat atau juga karena posisi menyusui yang salah.

Para wanita yang baru pertama kali menyusui cenderung lebih sering terkena mastitis. Mastitis ini dapat terjadi kapan saja sepanjang periode menyusui, tapi paling sering terjadi antara hari ke-10 dan hari ke-28 setelah kelahiran.

Apa yang perlu Anda lakukan bila terjadi mastitis?

Segera anda berkonsultasi dengan dokter anda. Dokter biasanya akan memberikan antibiotik (pastikan antibiotik tersebut aman dan tidak memiliki efek samping bagi bayi anda). Anda juga disarankan agar beristirahat dan melakukan pengompresan. Bila ditangani secara cepat dan tepat, mastitis tidak akan berlangsung lama. Anda pun tidak perlu berhenti menyusui selama anda terkena mastitis - kecuali disarankan oleh dokter anda.

Cara terbaik menghindari mastitis adalah dengan beristirahat secara cukup, menjalankan pola makan yang sehat serta menata diet yang seimbang selama menyusui. Bila hal-hal tadi kurang anda perhatikan, maka tubuh anda akan rentan terhadap infeksi, salah satunya adalah mastitis.

Apakah mastitis akan memiliki dampak buruk kepada bayi anda?

Meski terasa sakit saat terserang mastitis, gangguan ini tidak akan membawa dampak negatif bagi bayi anda. Kendatipun kuman - pada infektif mastitis - mungkin berasal dari mulut bayi anda, anda tidak perlu cemas kuman tersebut akan mengganggu bayi anda.

(Sumber: 1001 Tentang Merawat Si Kecil, Ilustrasi: CaritasNorwood.ORG)

Air Susu Ibu, 20 Kali Lebih Hebat

KOMPAS.COM - Pemberian ASI secara eksklusif dan optimal akan membuat bayi tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. Bagaimana tidak? ASI mengandung 200 zat gizi dan memberikan kekebalan buat bayi 20 kali lipat. Menurut Dr. Utami Rusli, Sp.A. MBA IBCLC, spesialis anak di RS St. Carolus Jakarta, di dalam ASI terkandung lebih dari 200 unsur zat yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan bayi. Zat-zat itu antara lain putih telur, lemak, protein, karbohidrat, vitamin, mineral, hormon pertumbuhan, berbagai enzim, zat kekebalan, dan lain-lain.

Sayang sekali masih banyak orang yang tidak paham betul bahwa ASI memiliki nilai yang tiada tandingannya dibandingkan dengan susu formula atau makanan tambahan lain. Kenyataan ini mesti disosialisasikan secara lebih gencar dan terus-menerus.

Kelebihan ASI pertama-tama terletak pada kekhususannya. Susu kuda sangat cocok untuk bayi kuda, susu jerapah bagi bayi jerapah. Bayi manusia juga akan jauh lebih baik jika diberi susu yang paling cocok, yakni ASI, bukan susu hewan.

Karena itu, ASI sering kita kenal dengan sebutan ASI eksklusif (exclusive breast feeding). Selain khusus karena berasal dari spesies yang sama, yakni manusia, kandungan ASI bisa menyesuaikan kebutuhan bayi dengan perkembangan usianya.

ASI yang keluar saat kelahiran sampai hari ke-4 atau ke-7 disebut kolostrum. ASI yang keluar di hari ke-7 sampai ke-10 atau ke-14 setelah kelahiran disebut ASI transisi. ASI yang keluar sesudah hari ke-14 kelahiran disebut ASI matang. Komposisi gizi ketiga jenis ASI tersebut masing-masing berbeda.

“Bahkan terdapat perbedaan komposisi ASI dari menit ke menit,” tutur Ketua Pemasyarakatan Pemberian ASI Eksklusif RS St. Carolus Jakarta ini. Misalnya saja kandungan lemak pada ASI saat bayi berumur 3-5 hari adalah 1,85 g/dl. Pada saat usia bayi 15-18 hari, kandungan lemak itu menjadi 3,06 g/dl.

30 Menit Setelah Lahir

Pada hari pertama setelah melahirkan, kandungan gizi ASI sangat tinggi. Dr. Utami pun selalu menganjurkan agar selambatnya 30 menit atau setengah jam setelah lahir, bayi harus segera disusui ibunya. Pada saat itu susu ibu menghasilkan kolostrum, susu jolong, atau susu awal yang warnanya kekuningan dan encer.

Kolostrum ini kaya zat gizi dan antibodi yang berfungsi untuk melindungi bayi dari infeksi. Kolostrum akan muncul lagi 30 jam kemudian. Itu artinya kalau bayi tidak segera mendapat kolostrum pertama, dia kehilangan zat bergizi tinggi dari ibunya.

Walaupun bayi masih punya kesempatan untuk mendapatkannya, produksi kolostrum selanjutnya hanya 30 mililiter sehari. Itu artinya, kolostrum diproduksi hanya satu mililiter dalam satu jam.

Tentu saja ini sangat kurang. Padahal, kolostrum mengandung protein, mineral, serta vitamin A, E, dan B12. Bahkan kolostrum mengandung lebih sedikit lemak dan gula dibandingkan dengan ASI yang diproduksi pada hari-hari berikutnya.

Secara fungsional, kolostrum berperan membersihkan air empedu dan mucus (meconium) pada saluran pencernaan bayi. Ini sangat penting karena pada masa sesudah kelahiran, bayi sangat rentan terhadap infeksi dan lingkungan yang sangat baru baginya. Kolostrum juga akan menghilangkan rasa lapar pada bayi baru lahir tanpa harus disertai asupan gula atau susu formula.

Menurut Dr. Utami, ASI yang keluar pada lima menit pertama dinamakan foremilk. Komposisinya berbeda dengan ASI yang keluar kemudian atau hindmilk. Foremilk lebih encer, mengandung protein tinggi dan karbohidrat rendah.

Sementara hindmilk mengandung karbohidrat tinggi, protein rendah, dan kandungan lemaknya 4-5 kali lebih banyak dibandingkan dengan foremilk. Hindmilk inilah yang mengenyangkan bayi.

Warisan Zat Kebal

Selain mengenyangkan, kolostrum mengandung zat immunoglobulin atau kekebalan. Jenis protein yang bertugas memerangi infeksi dalam tubuh itu tidak dimiliki oleh susu hewan. Kandungan zat ini dalam kolostrum sekitar 10 hingga17 kali lebih banyak daripada di dalam ASI matang. Itu sebabkan bayi yang mendapat ASI secara optimal memiliki kekebalan tubuh 15 sampai 20 kali lebih baik.

Sebenarnya tubuh bayi sudah mulai membuat antibodi sendiri segera setelah dilahirkan. Namun, antibodi itu baru akan mencapai puncak kekuatannya pada usia bayi sembilan sampai 12 bulan.

Karena itu, ASI merupakan antibodi bantuan yang paling kuat bagi pertumbuhan awal si bayi. Terlebih lagi karena ASI ternyata mengandung berjuta-juta sel darah putih yang bermanfaat untuk membunuh kuman jahat dalam usus bayi.

Kandungan zat kekebalan ini benar-benar menakjubkan. Kekebalan tubuh ibu-ibu terhadap berbagai penyakit akan diturunkan pada bayinya lewat ASI. Seandainya ada seorang ibu mempunyai zat kekebalan terhadap lima penyakit, bayinya juga akan memperoleh warisan yang sama.

Efektivitas pemanfaatan ASI akan terasa sekali bila yang menyusui bayi itu adalah ibunya sendiri. Bila dua orang ibu melahirkan dan bayinya tertukar, ASI yang diberikan oleh keduanya tidak akan cocok walaupun tak memiliki efek samping pada bayi.

Enam Bulan Pertama

Mengingat ASI adalah makanan yang paling cocok bagi bayi, WHO menganjurkan agar selama usia 0 sampai enam bulan bayi hanya diberi ASI sebagai menu utama dan satu-satunya. Anjuran ini sangat beralasan karena selain setipe dan memiliki zat kekebalan, kandungan ASI juga bisa mencerdaskan bayi.

Di dalam ASI terdapat taurine yang sangat penting dalam proses pembentukan sel-sel otak, sel-sel saraf, dan retina. Taurine adalah asam amino yang digunakan untuk membantu penyerapan lemak dan vitamin yang larut dalam lemak. Taurine juga membantu mengatur detakan jantung, menstabilkan membran sel, dan memelihara kelangsungan sel-sel otak.

Selain itu, taurine juga mengandung lemak rantai panjang. Lemak inilah cikal bakal pembentuk Arachidonic Acid (ARA) atau asam linoleat (omega-6) dan Docosa Hexaenoic Acid (DHA) atau asam alfa-linolenat (omega-3). Kedua bahan ini diketahui amat berguna dalam perkembangan sistem saraf otak dan indra penglihatan. Dr. Utami menegaskan bahwa DHA dan ARA ini tidak terdapat dalam susu sapi atau susu hewan lain.

Walaupun dalam susu formula (susu sapi yang dibuat dengan tambahan bahan lain) dikatakan dilengkapi DHA dan ARA, penyerapan pencernaan bayi tidak akan optimal, hanya sekitar 20 persen. Padahal, DHA dan ARA yang terdapat dalam ASI bisa diserap oleh pencernaan bayi sebanyak 100 persen dengan bantuan enzim lipase.

Optimalnya penyerapan DHA dan ARA itu membuat perkembangan otak bayi semakin maksimal. Kecerdasannya akan terus meningkat, apalagi bila sampai usia 12 bulan ia masih diberi ASI, selain makanan tambahan lain yang bemanfaat.

Sehat Jiwa Raga

Manfaat ASI tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik. Efek pada kesehatan jiwa juga ada. Dr. Utami menyatakan bahwa pemberian ASI eksklusif merupakan bagian dari pendidikan anak. ASI tidak hanya mencerdaskan anak dari segi otak, tetapi juga hati dan spiritualitas.
Walaupun masih perlu penelitian lanjut terhadap kesimpulan itu, uraian sementara ini bisa membantu menjelaskan konsep tersebut. Saat berada dalam kandungan, bayi seolah berada dalam surga yang sungguh menyejukkan dan menenteramkan.

Air ketuban yang silih berganti karena selalu mengalami siklus bagaikan usapan lembut, rahim tempat bayi tidur melindunginya dari bahaya, detak jantung ibu bagaikan senandung merdu yang meninabobokan dia, dan napas ibu seolah ayunan yang menimangnya. Suasana ini benar-benar nyaman dan tiada duanya bagi bayi.

Sewaktu lahir, bayi benar-benar merasa terkejut dengan dunia yang lain sama sekali dengan yang ia rasakan sebelumnya. Banyak hal asing harus dihadapinya. Satu-satunya yang bisa dipercaya adalah sang ibu. Karena itu, menyusui menjadi terapi yang sangat tepat untuk mengembalikan suasana yang dirasakan bayi selama ada dalam kandungan.

Dekapan dan elusan lembut sang ibu saat menyusui membuat bayi merasa aman dan tenteram. Ketenteraman itu ikut mendukung pertumbuhan sang bayi dengan lebih baik.

“Apalagi bila sang ibu membacakan kata-kata bijak seperti dari kitab suci. Bayi akan semakin bertumbuh sesuai harapan sang ibu, menjadi anak baik dan saleh,” tutur Dr. Utami. @ Abd

(Editor: acandra, Sumber : www.gayahidupsehatonline.com)

Kiat Melancarkan ASI

menyusui dan melancarkan asi

MENYUSUI adalah kegiatan yang sangat alamiah ketika seorang wanita baru melahirkan. Namun tidak semua wanita dapat menyusui anaknya dengan lancar, bahkan ada yang tidak bisa menyusui karena payudaranya tidak berfungsi dengan benar. Menjelang kehamilan, tubuh Anda secara alami akan mempersiapkan diri untuk menyusui. Anda pun tidak perlu repot-repot memberi perawatan ekstra.

Namun jika kulit Anda tergolong sensitif atau puting Anda tidak bisa keluar dan tersembunyi dalam payudara, Anda pun mau tak mau harus melakukan sesuatu agar si calon bayi tidak kesulitan meminum ASI dari payudara Anda.

Seperti dikutip dari eHow, ini dia tips yang bisa dilakukan sebelum bayi Anda lahir dan Anda pun dapat menyusui dengan lancar.

  1. Beri pijatan lembut dan beberapa tetes kolustrum pada bagian puting setiap harinya. Mulailah beberapa minggu sebelum Anda melahirkan.
  2. Berikan krim lanolin pada daerah di sekitar puting, lakukan beberapa kali setiap harinya untuk menenangkan daerah payudara yang terasa sakit dan melembutkan kulit setelah mulai menyusui.
  3. Usahakan agar penutup bra yang Anda gunakan khusus menyusui (nursing bra) tetap terbuka agar payudara Anda mendapat udara dan oksigen yang cukup.
  4. Jika Anda mempunyai masalah dengan puting yang masuk ke dalam payudara atau puting Anda tidak keluar menjelang melahirkan, konsultasikanlah dengan ahli laktasi.
  5. Ikuti grup-grup menyusui menjelang kehamilan Anda untuk mendapatkan informasi lebih banyak tentang masa-masa menyusui atau pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan sebelum melahirkan.
  6. Dapatkan buku yang bagus tentang menyusui dan bacalah menjelang kelahiran sehingga Anda akan mendapatkan informasi yang dibutuhkan ketika anak Anda lahir.

Selamat mencoba semoga Anda berhasil memberikan ASI secara esklusif selama 6 bulan kepada buah hati tercinta.

Sumber: health.detik.com Gambar: Emoryhealthcare

ASI Bisa Menjadi Metode KB Alami

kb alami dengan asiASI tak hanya kaya nutrisi yang bermanfaat untuk bayi. Susu alami ini juga bisa menjadi metode KB, asalkan syaratnya terpenuhi. Yakni memberikan ASI eksklusif selama enam bulan penuh, dan ibu belum kembali haid dalam periode tersebut.

Memberikan ASI eksklusif selama enam bulan berarti bayi hanya menerima ASI tanpa campuran asupan lainnya. Dengan begitu, ibu yang menyusui lebih intens, akan lebih lama untuk haid kembali. Jadi, kesempatan untuk hamil kembali akan semakin menipis karena ovum belum diproduksi kembali.

Dokter anak dr Utami Roesli SpA, MBA, IBCLC, FABM menjelaskan kepada Kompas Female, metode ini dinamakan Metoda Amenorrhoe Laktasi ( MAL). Syarat utamanya, kata dr Utami, ibu konsisten menyusui eksklusif tanpa kecuali.

KB alami ini efektif berlangsung tidak lebih dari enam bulan. Karena menurut dr Utami, selepas dari enam bulan, bayi sudah harus diberi makanan pendamping ASI. Artinya, ASI sudah tak lagi eksklusif dan ibu sudah kembali haid normal.Tak sulit mencari cara alami untuk KB bukan? Apalagi sekaligus memberikan nutrisi terbaik untuk bayi.

Sumber: Kompas.COM

Yang Dibutuhkan Ibu MenyusuiMAKANAN berpengaruh pada ASI, Anda, dan bayi. Sebagian kalori yang dibutuhkan dalam produksi ASI dipasok oleh cadangan lemak tubuh yang disimpan selama kehamilan. Akan tetapi tambahan kalori tetap dibutuhkan, melebihi dan di atas asupan selama sebelum kehamilan untuk memberikan cukup energi yang akan memenuhi kebutuhan bayi yang sedang tumbuh. Saat Anda mulai menyapih bayi, kebutuhan kalori Anda akan perlahan-lahan kembali ke tingkat sebelum kehamilan.

Panduan dari Departemen Kesehatan (USA) menggariskan jumlah berikut ini adalah tambahan kalori yang dibutuhkan selama tiga bulan pertama menyusui:

  • Hingga satu bulan - 450 kalori
  • Hingga dua bulan - 530 kalori
  • Hingga tiga bulan - 570 kalori

Akan tetapi, riset terkini menyatakan bahwa angka ini terlalu tinggi dan tambahan 300 - 400 kalori per hari sudah memadai untuk ibu yang menyusui penuh selama tiga bulan pertama.

Ada dua set angka untuk asupan kalori tambahan yang diperlukan setelah tiga bulan.

  1. Ibu kelompok ke-1 adalah mereka yang tidak menjadikan ASI-nya sebagai seluruh atau sebagian besar kebutuhan makanan bayi setelah 3 bulan pertama. Sedangkan,
  2. Ibu di kelompok ke-2 adalah mereka yang menggunakan ASI sebagai persediaan semua kebutuhan energi dan gizi bayi selama enam bulan atau lebih.

3-6 bulan:

  • Kelompok 1 -- 480 kalori
  • Kelompok 2 -- 570 kalori

Lebih dari 6 bulan

  • Kelompok 1 -- 240 kalori
  • Kelompok 2 -- 550 kalori

Apa yang harus saya makan?

Jadikan menyusui sebagai motivasi terus menerus untuk menjalankan pola makan yang sehat yang Anda lakukan selama hamil. Fokuskan untuk makan beras merah/tumbuk, gandum utuh dan sereal, buah segar dan sayuran, dan makanan yang mengandung banyak protein, kalsium dan zat besi (dan, pada umumnya, sesekali memanjakan diri untuk makan enak, tidak akan mengganggu).

Pilih camilan atau makanan selingan yang bergizi, seperti yoghurt, sandwich yang dibuat dari roti gandum utuh diisi dengan daun selada, salmon atau tuna kalengan, keju atau humus, kentang berikut kulitnya dengan kacang panggang, atau buah.

Minum cukup air untuk menjaga persediaan ASI.

Pastikan Anda minum cukup banyak air - minimal 8 hingga 12 gelas air sehari sudah memadai. Ini akan membantu tubuh menghasilkan ASI yang diperlukan oleh bayi.

Perhatikan yang Anda makan dan minum

Zat seperti kafein, alkohol. dan zat beracun lainnya dapat disalurkan melalui darah ke ASI, sehingga jumlah zat tersebut yang berlebihan harus dihindari. Nikotin rokok dan obat-obatan juga akan disalurkan ke ASI dan ini harus dihindari (dokter Anda dapat menyarankan obat yang aman). Anda akan tahu apakah bayi sensitif terhadap sesuatu yang Anda makan atau minum, karena dia akan menunjukkan keresahannya dengan cara bersikap rewel setelah disusui, menangis terus dan tidak dapat ditenangkan, atau tidurnya gelisah.

"Jika saya minum kopi berkafein saya tidak dapat menenangkan putri saya", kata seorang ibu baru, Kim. " Jika saya kembali minum kopi tanpa kafein, bayi saya baik-baik saja". Dapat dilihat, jika bayi alergi terhadap sesuatu yang Anda makan, Anda mungkin akan melihat reaksi pada kulitnya (ruam atau berbintil-bintil merah) atau pada kotorannya (hijau atau berlendir). Tanyakan saran lainnya kepada petugas kesehatan atau dokter.

Walaupun sebagian ibu yakin bahwa makanan yang pedas atau berbumbu akan membuat bayi tidak nyaman, uji-coba adalah panduan terbaik bagi Anda, karena reaksi terhadap makanan yang menyebabkan iritasi, berbeda-beda pada setiap bayi. Jika Anda tahu Anda dapat makan ayam bawang putih atau kari sayuran yang agak pedas tanpa menyengsarakan bayi Anda, makanlah. Tetapi tetaplah waspada - ada beberapa makanan yang merupakan penyebab rasa mulas yaitu brokoli, kol, bawang bombay dan brussel sprout (kubis kecil).

Mengkonsumsi banyak zat besi

Jika Anda mengkonsumsi suplemen vitamin ketika hamil, Anda mungkin tidak membutuhkannya setelah melahirkan. Yang mungkin Anda perlukan adalah suplemen zat besi. Banyak wanita yang kehilangan cadangan zat besi ketika masa menyusui. Tanyakan kepada dokter, bidan atau petugas kesehatan untuk meminta anjuran mereka. Jika Anda terus mengkonsumsi suplemen vitamin umum, ingatlah bahwa itu tidak dapat menggantikan pola makan yang buruk. Jadi tetaplah berupaya menjalani pola makan yang berimbang dan bervariasi.

Bagaimana dengan berdiet selama menyusui?

Turunkan berat badan secara bertahap dengan cara mengombinasikan pola makan sehat, rendah lemak dengan olahraga yang mencukupi. Penurunan berat badan dengan cepat dapat membahayakan bayi, karena hal mungkin dapat membebaskan sejumlah racun -- yang biasanya tersimpan dalam lemak tubuh -- ke dalam aliran darah, meningkatkan kontaminan yang akan berlabuh dalam ASI Anda.

Selain itu, menyusui membantu pembakaran lemak yang mengendap selama kehamilan dan menggunakannya untuk memproduksi ASI. Ibu yang menyusui akan membakar kalori lebih banyak daripada yang tidak menyusui, yang berarti bahwa sebagian besar ibu yang menyusui akan kehilangan 0,5 kg per bulan hanya karena adanya kebutuhan energi untuk menghasilkan ASI.

Bagaimanapun, tetaplah jadwalkan waktu 10 bulan hingga satu tahun untuk memperoleh kembali berat badan Anda sebelum kehamilan. Jika Anda ingin mengurangi sedikit asupan makanan, tunggu sampai minimal 6 minggu setelah bayi lahir. Membatasi yang Anda makan pada minggu-minggu awal menyusui akan mengurangi persediaan ASI Anda.

Food Standards Agency mempunyai informasi terkini tentang keamanan makanan, termasuk kandungan nutrisi selama kehamilan, menyusui dan kebijakan tentang makanan bayi, yang mencakup susu formula bayi di bawah 1 tahun dan lanjutan, serta menyapih.

Sumber: id.babytalk.yahoo.com